ANALISIS MAKRO PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI SMPN 1 ANGGANA

Authors

  • Eny Ratnawati Universitas Mulawarman
  • Abd. Rachim Universitas Mulawarman
  • Widyatmike Gede Mulawarman Universitas Mulawarman
  • Warman Warman Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4856

Keywords:

Pembiayaan, Pendidikan, Pemerintah

Abstract

This study aims to conduct an in-depth analysis of the management of School Operational Assistance (BOS) funds at Anggana 1 State Junior High School. The background of this study is based on the importance of transparency and accountability in the use of BOS funds to support school operations and improve the quality of education. The main focus of this study is to examine how the BOS fund management process, from planning to accountability, is implemented at Anggana 1 State Junior High School. To achieve this goal, this study uses a qualitative-descriptive approach. Important steps in this study include collecting primary data through in-depth interviews with the principal, school treasurer, and several other key informants who are directly involved in the management of BOS funds. Secondary data is also collected through a review of related documents. Furthermore, data analysis is carried out comprehensively by focusing on three main aspects of BOS fund management, namely the budget planning stage, the budget implementation or use stage, and the accountability stage for the use of these funds. The results of the study indicate that in general, the management of BOS funds at SMPN 1 Anggana has been carried out in accordance with the provisions stipulated in the Regulation of the Minister of Education, Culture, Research, and Technology (Permendikbudristek) Number 12 of 2022. One important finding is the implementation of the School Financial Management Application (ATKP) system in the implementation of the use of BOS funds, where no cash payment transactions were found. In addition, the process of accountability for the use of BOS funds has also been carried out optimally by the school. However, this study also identified several obstacles faced, especially related to the delay in the disbursement of BOS funds from the district government. This delay has an impact on the smooth implementation of activities that have been budgeted by the school. The main conclusion of this study is that SMPN 1 Anggana has made efforts to manage BOS funds well and in accordance with regulations, but its effectiveness can be further improved by overcoming external obstacles such as delays in the disbursement of funds.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam terhadap pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Anggana. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana BOS untuk mendukung operasional sekolah dan peningkatan mutu pendidikan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana proses pengelolaan dana BOS, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban, dilaksanakan di SMPN 1 Anggana. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Langkah-langkah penting dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, bendahara sekolah, serta beberapa informan kunci lainnya yang terlibat langsung dalam pengelolaan dana BOS. Data sekunder juga dikumpulkan melalui telaah dokumen terkait. Selanjutnya, analisis data dilakukan secara komprehensif dengan memfokuskan pada tiga aspek utama pengelolaan dana BOS, yaitu tahap perencanaan anggaran, tahap pelaksanaan atau penggunaan anggaran, dan tahap pertanggungjawaban atas penggunaan dana tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar, pengelolaan dana BOS di SMPN 1 Anggana telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 1 2 Tahun 2022. Salah satu temuan penting adalah implementasi sistem Aplikasi Tata Kelola Keuangan Sekolah (ATKP) dalam pelaksanaan penggunaan dana BOS, di mana tidak ditemukan adanya transaksi pembayaran secara tunai (cash). Selain itu, proses pertanggungjawaban penggunaan dana BOS juga telah dilaksanakan secara maksimal oleh pihak sekolah. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala yang dihadapi, terutama terkait dengan keterlambatan proses pencairan dana BOS dari pihak pemerintah kabupaten. Keterlambatan ini berdampak pada kelancaran pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah dianggarkan oleh sekolah. Simpulan utama dari penelitian ini adalah bahwa SMPN 1 Anggana telah berupaya mengelola dana BOS dengan baik dan sesuai regulasi, namun efektivitasnya dapat lebih ditingkatkan dengan mengatasi kendala eksternal seperti keterlambatan pencairan dana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aflaha, A., et al. (2021). Analisis standar pembiayaan pendidikan. Masile =Jurnal Studi Ilmu Keislaman, 1(1), 24–59.

Ainul, F., et al. (2019). Manajemen kepala sekolah dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada SMP Negeri di Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Program Pascasarjana Administrasi Pendidikan (JAP), 6(1), 1–6. https://jurnal.usk.ac.id/JAP/article/view/13175

Anggraini, R. D. (2013). Transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran dana BOS dalam program RKAS di SDN Pacarkeling VIII Surabaya. Kebijakan Dan Manajemen Publik, 1(2), 201–208.

Aprilyanti, S., et al. (2024). Catatan pendidikan Indonesia: Evaluasi, solusi, & ekspektasi. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 3(2), 31–34.

Bohari, B., & Asrin, A. (2024). Pola pengelolaan dana Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan (JPAP), 8(1), 16–20. https://doi.org/10.29303/jpap.v8i1.569

Erlangga, R. D., et al. (2024). Pengelolaan pembiayaan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar (studi deskriptif penggunaan dana BOS sekolah). Journal on Education, 6(2), 10976–10983. https://doi.org/10.31004/joe.v6i2.4886

Fadhila Nindita, & Riani, L. P. (2024). Menelisik problematika pembiayaan pendidikan di Indonesia: Sebuah tinjauan literatur.

Hayat, M., et al. (n.d.). Kecamatan Sendana Kabupaten Majene: The role of the school committee in SMPN 1 Sendana, Sendana District, Majene, (1).

Hidayat, R., & Suryono, A. (2014). Implementasi kebijakan penggunaan dana BOS dan laporan keuangan BOS. Jurnal Reformasi, 4, 34–43.

Hidayat, R., et al. (2023). Efektivitas dan efisiensi pembiayaan pendidikan pasca Covid-19. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 228–241. https://doi.org/10.37329/cetta.v6i2.2180

Intan, T. P., & Zulkarnain, Z. (2023). Analisis pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Sekolah Menengah Kejuruan Sukabumi. Jurnal Akuntansi Malikussaleh (JAM), 1(2), 156–166. https://doi.org/10.29103/jam.v1i2.8307

Madjid, A., & Samsudin, M. (2021). Impact of achievement motivation and transformational leadership on teacher performance mediated by organizational commitment. Educational Sciences: Theory & Practice, 21(3), 1–15.

Musfirah, A. F., et al. (2024). Akuntabilitas dan transparansi dana BOS: Transformasi melalui penerapan sistem informasi akuntansi UPT SLB-E Negeri Pembina tingkat provinsi. Jesya (Jurnal Ekonomi & Ekonomi Syariah), 7(2), 1848–1863. https://doi.org/10.36778/jesya.v7i2.1717

Mutaqin, A. H. Z., et al. (2023). Cendikia pendidikan. Cendekia Pendidikan, 2(6), 81–90. https://doi.org/10.9644/scp.v1i1.332

Nengsi, S., et al. (2025). Pengelolaan keuangan sekolah: Sumber pembiayaan dan pertanggungjawaban dalam satuan pendidikan.

Pamungkas, A., & Tohir, A. (2022). Students’ difficulties at elementary school in increasing literacy ability. Attractive: Innovative Education Journal, 4(1), 1–12.

Pardede, L., & Simanjuntak, H. (2021). Tanggung jawab kepala sekolah dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah. Jurnal USM Law Review, 4(2), 1–12.

Purba, A. W. A., et al. (2024). Problematika pembiayaan pendidikan di sekolah. Nizhamiyah, 14(1), 64–75. https://doi.org/10.30821/niz.v14i1.3239

Rahmadoni, J. (2018). Isu global manajemen pembiayaan pendidikan di SD Indonesian Creative School Pekanbaru. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 3(2), 161–169.

Rahman, F. (2021). Pembiayaan makro pendidikan. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 165–172. https://doi.org/10.32478/leadership.v2i2.714

Riski, A. (2018). Pengelolaan pembiayaan pendidikan di Indonesia (hlm. 1–8). Universitas Negeri Padang.

Waliyah, S., et al. (2021). Manajemen pembiayaan pendidikan masa pandemi Covid-19 di SMK Gazza Wiguna 1. Transformasi Manageria: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 77–98.

Waluyo, T., et al. (2023). Transparansi penggunaan dana BOS di Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 28–37. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i1.316

Yulianti, E., et al. (2017). Aliman (Prodi MAP FKIP Unib) Osa Juarsa (Prodi MAP FKIP Unib). (3), 296–303.

Downloads

Published

2025-05-16

How to Cite

Ratnawati, E., Rachim, A. ., Mulawarman, W. G. ., & Warman, W. (2025). ANALISIS MAKRO PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DI SMPN 1 ANGGANA. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 5(2), 658-669. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4856

Issue

Section

Articles