ERA DIGITAL: MAMPUKAH GURU MEMBENTUK GENERASI MASA DEPAN?

Authors

  • Adisty Zaskia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Tri Diah Rahmawati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Okta Hanifah Aljanah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4657

Keywords:

Pendidikan, Guru, Era Digital

Abstract

This study aims to evaluate the role of teachers in shaping the future generation in the digital era through a qualitative literature study approach. The digital era has transformed education, providing broad access to information and giving rise to new challenges such as the digital divide and data security. Teachers, as the main agents of change, are required not only to transfer knowledge, but also to equip students with 21st-century skills, including digital literacy, technology ethics, and social-emotional skills. This article was chosen because of its relevance in discussing the crucial role of teachers in the digital era. The results of the study indicate that teachers must be able to adapt to technology, act as learning facilitators, and instill ethical values ??in the use of technology. Improving the quality of education in the digital era requires the integration of technology ethics in learning and collaboration between teachers, students, and other stakeholders. With the wise and responsible use of technology, education in the digital era has the potential to produce a competent and characterful generation, ready to face future challenges.

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran guru dalam membentuk generasi masa depan di era digital melalui pendekatan studi pustaka kualitatif. Era digital telah mentransformasi pendidikan, memberikan akses informasi yang luas serta memunculkan tantangan baru seperti kesenjangan digital dan keamanan data. Guru, sebagai agen utama perubahan, dituntut tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, termasuk literasi digital, etika teknologi, dan keterampilan sosial-emosional. Artikel ini dipilih karena relevansinya dalam membahas peran krusial guru di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan teknologi, bertindak sebagai fasilitator pembelajaran, dan menanamkan nilai-nilai etika dalam pemanfaatan teknologi. Peningkatan kualitas pendidikan di era digital memerlukan integrasi etika teknologi dalam pembelajaran serta kolaborasi antara guru, siswa, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan pemanfaatan teknologi yang bijak dan bertanggung jawab, pendidikan di era digital berpotensi menghasilkan generasi yang kompeten dan berkarakter, siap menghadapi tantangan masa depan.

References

Abdurrahmansyah, et al. (2024). Peran media pembelajaran inovatif dalam pembentukan karakter melalui pendidikan agama Islam di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 28–36.

Amirudin, et al. (2023). Respon pimpinan PTKIS Sumatera Selatan terhadap disrupsi pendidikan Islam. Edukasi Islam, 12(2), 1319–1338. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.3222

Angraini, et al. (2017). Perubahan paradigma peran guru dalam pembelajaran era digital. Prosiding Seminar Nasional 20 Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 25 November 2017, 188–192.

Aslan, A., & Zhu, C. (2017). Investigating variables predicting Turkish pre-service teachers’ integration of ICT into teaching practices. British Journal of Educational Technology, 48(2), 542–561. https://doi.org/10.1111/bjet.12439

Eryandi, E. (2023). Integrasi nilai-nilai keislaman dalam pendidikan karakter di era digital. Kaipi: Kumpulan Artikel Ilmiah Pendidikan Islam, 1(1), 12–16. https://doi.org/10.62070/kaipi.v1i1.27

Eunike G BR. R, & Dorlan N. (2016). Peran kode etik guru PAK dalam menghadapi tantangan keprofesionalisme di era digital masa kini. Jurnal Teologi, 4(1), 1–23.

Fahman, Z. (2024). Transformasi sosial dalam pendidikan karakter di era digital: Peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan, 02(02), 191–206.

Fitri B, et al. (2024). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Pendidikan, 06(03), 721–737.

Hilda M. P, et al. (2024). Pendidikan karakter di era digital: Tantangan dan strategi. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial (Jupendis), 2(3), 236–246. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i3.2038

Khalisatun H, et al. (2023). Transformasi peran guru di era digital:Tantangan dan peluang. Perspektif: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Bahasa, 1(4), 154–167. https://doi.org/10.59059/perspektif.v1i4.694

Mansyur, M. H. (2017). Guru dan tantangan perubahan. Wahana Karya Ilmiah Pendidikan, 102–111. http://journal.unsika.ac.id/index.php/pendidikan/article/view/789

Novelita, N., & Devian, L. (2023). Strategi pengembangan profesionalisme guru dalam konteks manajemen berbasis sekolah dasar di era digital. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 10(3), 380–395. https://www.jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/modeling/article/view/1673

Pare, A., & Sihotang, H. (2023). Pendidikan holistik untuk mengembangkan keterampilan abad 21 dalam menghadapi tantangan era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27778–27787.

Pipit W. (2022). Strategi guru dalam membangun karakter nasionalisme pada generasi milenial di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, (2), 228–238.

Putri, W., & Kurniawan, M. A. (2024). Peran guru dalam membentuk karakter siswa (Studi kasus di MI Al-Khoeriyah Bogor). Jurnal Pendidikan, 4, 1–14.

Rahmawati, et al. (2024). Peran guru dalam pengembangan Kurikulum Merdeka. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(3), 3026–3038. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i3.1212

Rakhma, et al. (2024). Perubahan sosial dan pendidikan dalam peran guru PAI di era digital. Jurnal Pendidikan, 02(02), 123–138.

Sagala, et al. (2024). Tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 6(01), 1–8. https://doi.org/10.53863/kst.v6i01.1006

Salamah, S. (2020). Peran guru PAI dalam pembentukan karakter siswa di era Revolusi Industri 4.0. SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 2(1), 26–36. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v2i1.281

Setianingsih, W. (2018). LPTK dan profesionalisme calon guru. Prosiding Profesionalisme Guru Abad XXI, Seminar Nasional IKA UNY, 79–88.

Sitompul, B. (2022). Kompetensi guru dalam pembelajaran di era digital. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 13953–13960. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i3.4823

Sutarto, et al. (2021). Teacher's strategy in optimizing the independent learning policy in elementary schools. Jurnal Basicedu, 5(5), 4534–4541. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1524

Tari, E., & Hutapea, R. H. (2020). Peran guru dalam pengembangan peserta didik di era digital. Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.54553/kharisma.v1i1.1

Triyanto, T. (2020). Peluang dan tantangan pendidikan karakter di era digital. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 175–184. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.35476

Verdinandus L N, et al. (2013). Pendidikan di era digital. In Higher Education in the Digital Age (pp. 628–638). https://doi.org/10.1515/9781400866137

Downloads

Published

2025-03-27

How to Cite

Zaskia, A., Rahmawati, T. D. ., Aljanah , O. H. ., & Abdurrahmansyah , A. . (2025). ERA DIGITAL: MAMPUKAH GURU MEMBENTUK GENERASI MASA DEPAN?. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 5(1), 460-471. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4657

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.